Unity in Diversity: Examining Religious Moderation across Religions in Indonesia

Unity in Diversity: Examining Religious Moderation across Religions in Indonesia

  • Muhamad Maulana, Universitas Islam International Indonesia https://orcid.org/0009-0004-0542-3923
  • Nabila Nindya Alifia Putri, Universitas Islam Internasional Indonesia
  • Zihan Fahira, Universitas Gadjah Mada

Keywords:

religious, moderation, unity in diversity, Indonesia

Abstract

Indonesia's rich religious diversity, epitomized by the concept of "Unity in Diversity," presents both opportunities and challenges. This study delved into religious moderation across Indonesia's six recognized religions, Islam, Christianity (Catholic and Protestant), Hinduism, Buddhism, and, Confucianism, defining it as a commitment to tolerance, inclusivity, and critical thought within religious contexts. In addition to these six religions, Indonesia is unique in recognizing the existence of diverse indigenous beliefs according to different tribes and cultures. Through a literature review, the study revealed that religious moderation varies across different faith communities, yet remains crucial for fostering peace and harmonious coexistence. Interfaith initiatives, religious institutions, and education were identified as key factors in promoting religious moderation. The study concludes that embracing the diverse expressions of religious moderation is essential for building a more inclusive and harmonious Indonesia, where “Bhinneka Tunggal Ika” transcends rhetoric to become a vibrant reality.

Maulana, M., Alifia Putri, N. N., & Fahira, Z. (2024). Unity in Diversity: Examining Religious Moderation across Religions in Indonesia. Dialog, 47(1), 61–76. https://jurnaldialog.kemenag.go.id/index.php/dialog/article/view/910


Implementation of English as Foreign Language Teaching during Pre- and Post-COVID-19 Pandemic: A Narrative Review

Mahmood Rahimi. (2024). Implementation of English as Foreign Language Teaching during Pre- and Post-COVID-19 Pandemic: A Narrative Review. Development in Language Studies, 4(1), 19-31. https://publisher.uthm.edu.my/periodicals/index.php/dils/article/view/16138

 

 

 

 

Abstract

This study explores the implementation of English as a Foreign Language (EFL) teaching practices pre-covid and post-Covid pandemic. This paper employs a narrative review of selected articles that shed light on instructional challenges and opportunities in the transition from traditional classroom teaching to online and hands-on learning. The methodology employed in this study used the Google Scholar database to select pertinent studies with keywords within the title field, spanning the years 2019-2022. This study acknowledges the impact of the pandemic on English language teaching, highlighting the need for creative teaching methods and a hybrid of online and face-to-face learning for effectiveness. This paper also stresses the significance of ongoing support to address technical challenges and ensure a smooth learning experience for students. The findings highlight the shift from traditional EFL teaching to remote teaching post-COVID, stress challenges such as digital literacy, and limited resources. This necessitates ongoing support for educators to navigate online and blended learning, integrate technology, and adapt to developing teaching methodologies.


Rasch Calibration and Differential Item Functioning (DIF) Analysis of the School Well-Being Scale for Students

 Eka Hermansyah, Charyna Ayu Rizkyanti, Lukman Nul Hakim. Vol 10, No 1 (2024) Rasch Calibration and Differential Item Functioning (DIF) Analysis of the School Well-Being Scale for Students. DOI: https://doi.org/10.33394/jk.v10i1.10759

 

 

 

 

Abstract

This study aims to examine the quality of the school well-being scale for high school students..This study used a quantitative approach with Rasch model analysis. The validity, reliability, and differential item functioning (DIF) assessment are all part of the psychometric examination. The 165 high school students in Mataram, West Nusa Tenggara province who took part in this research were 40 males and 125 girls, ages 11 to 18 (mean age = 15.87, SD = 1.39). The findings of the Rasch analysis show the instrument passes the validity test but has weak reliability. The statistical analysis of the Cronbach alpha reliability coefficient of the instrument is 0.43. More detailed results are shown by the Rasch model analysis reliability of person on 0.47 and item reliability of 0.98. This result explains the good quality of the instrument, while the reliability of the instrument needs to be strengthened by controlling the demographic factors. The scale can be used by school management to understand well-being of the students, and further for the improvement of school quality


Privacy Preference Center

Ritme Putaran Mahjong Ways Menuntut Konsentrasi agar Sesi Permainan Tetap TerkontrolPengamatan Visual Mahjong Ways Membantu Membedakan Perubahan pada Setiap PutaranBatas Waktu Bermain Mahjong Ways Membantu Membangun Disiplin selama Sesi PermainanRiwayat Mahjong Ways Membantu Memberikan Gambaran Lebih Objektif tentang Aktivitas BermainVariasi Tampilan Mahjong Ways Memengaruhi Cara Pemain Memahami Pengalaman PermainanPola Mahjong Ways Perlu Diamati tanpa Menganggap Hasil Sebelumnya sebagai PrediksiProbabilitas Mahjong Ways Menjelaskan Mengapa Hasil Putaran Tidak Harus BerulangDinamika Simbol Mahjong Ways Menunjukkan Perbedaan Susunan pada Setiap Rangkaian PutaranPengendalian Emosi Membantu Pemain Menentukan Waktu Berhenti dalam Sesi Mahjong WaysTiga Game Bertema Mahjong Menawarkan Karakter Visual dan Mekanisme yang BerbedaPersiapan Sebelum Bermain Mahjong Ways PG Soft Membentuk Kebiasaan Pengguna sejak Awal SesiMahjong Ways PG Soft Memadukan Tema Tradisional dengan Animasi Digital ModernKetidakpastian Hasil Mahjong Mendorong Rasa Penasaran Pemain pada Setiap SesiFitur Pengganda Mahjong Ways PG Soft Berperan Penting dalam Mekanisme PermainanMahjong Ways dan Mahjong Ways 2 Memicu Perdebatan tentang Persepsi Pola Gacor PemainMahasiswa Menelusuri Fakta Permainan Mahjong dari Rasa Tidak Peduli hingga Ingin TahuMahjong Ways Menonjolkan Simbol Ubin, Gates of Gatot Kaca Mengangkat Tema MitologiPerbedaan Teknologi dalam Mahjong Ways dan Mahjong Ways 2 yang Mempengaruhi Pengalaman PemainMahjong Ways dan Gates of Gatot Kaca 1000 Ramai Dibahas Penggemar Game Digital JakartaObrolan Angkringan Menggambarkan Cara Pemain Membahas Pengalaman Mahjong PG SoftDetail Mahjong yang Sering Terabaikan saat Pemain Terlalu Fokus pada HasilCerita Pedagang Gorengan Menggambarkan Istilah Mahjong PG Soft yang Sering Dibicarakan PelangganSimbol Beruntun Mahjong Ways Menjelaskan Alur Pergantian Simbol antar PutaranWarisan Mahjong Tradisional Terlihat pada Bentuk Ubin dan Identitas Visual Mahjong WaysUbin Mahjong Berawal dari Tradisi Tiongkok hingga Menginspirasi Desain Game ModernPak RT Mengisi Waktu Luang dengan Mengamati Susunan dan Runtuhan Simbol MahjongScatter Hitam Mahjong Wins Super Scatter Ramai Dibahas karena Pengganda hingga x100.000Mahjong Ways dan Mahjong Wins 2 Memiliki Mekanisme Berbeda meski Mengusung Tema UbinScatter Biru Mahjong Ways Ramai di FYP seiring Penyebaran Cuplikan PermainanFOMO Pemain Meningkat saat Hujan Scatter Mahjong Ways 1 dan 2 Ramai DibicarakanPengenalan Simbol Mahjong PG Soft Menguji Ketelitian terhadap Detail Visual PermainanMultiplier x100 Mafia Mayhem Berbeda dari Sistem Pengganda pada Mahjong Ways 2Bonus Akhir Tahun Mahjong Ways PG Soft Perlu Diperiksa melalui Ketentuan ResmiTiga Unsur Mahjong Ways PG Soft yang Membentuk Preferensi dan Pengalaman PemainMitos Scatter Hitam Mahjong Ways Berbeda dari Mekanisme Acak dalam PermainanCerita Tiga Scatter Hitam Memicu FOMO dalam Percakapan Antar PemainMahjong Ways dan Gatot Kaca Super Scatter Menonjol melalui Identitas Permainan BerbedaTradisi Mahjong Menginspirasi Perkembangan Game PG Soft menuju Hiburan Digital ModernPopularitas Mahjong PG Soft Mendorong Perhatian pada Cara Pemain Memaknai PengalamanAdaptasi Mahjong ke Format Digital Mengubah Unsur Tradisional menjadi Pengalaman di LayarDesain Mahjong PG Soft Berkembang melalui Detail Grafis yang Membentuk Identitas PermainanIdentitas Budaya Mahjong PG Soft Terlihat melalui Ornamen dan Simbol Khas AsiaMahjong PG Soft Kembali Menarik Perhatian dalam Siklus Tren Game DigitalTeknologi Animasi Mengubah Ubin Mahjong Tradisional menjadi Pengalaman Visual yang Lebih DinamisMenggali Kebiasaan Pemain dalam Menyusun Strategi di Mahjong PG SoftMahjong PG Soft Kini Dikenal Pengguna melalui Lebih Banyak Kanal DigitalSmartphone Memperluas Cara Pengguna Mengenal dan Mengakses Mahjong WaysKomunitas Digital Membentuk Beragam Pandangan tentang Mahjong Ways berdasarkan Pengalaman PenggunaKebiasaan Pengguna Mobile Mengubah Waktu dan Tempat Menikmati Mahjong WaysForum Online Menjadi Ruang Diskusi Mahjong Ways bagi Beragam Kelompok PenggunaRutinitas Sebelum Bermain Menunjukkan Perbedaan Persiapan Pengguna Game PG SoftMahjong Treasures Menawarkan Identitas Tema Tersendiri dalam Katalog PG SoftPilihan Game PG Soft Membentuk Cara Pemain Baru Menjelajahi Beragam Kategori PermainanGangguan Aktivitas Harian Dapat Menjadi Tanda Kebiasaan Judi Online Mulai BermasalahJudi Online Dapat Memengaruhi Hubungan Keluarga melalui Tekanan Finansial dan Perubahan KomunikasiMahjong Ways Berkembang Seiring Pertumbuhan Tren Game Digital Berbasis InternetRumus Mahjong Ways yang Beredar Perlu Dinilai berdasarkan Prinsip Keacakan PermainanRagam Game Mahjong PG Soft Menunjukkan Perkembangan Konsep dalam Satu Tema PermainanFortune Gods Menggunakan Unsur Mitologi untuk Membentuk Identitas Visual Permainan PG SoftAnalisis Cara Kerja Simbol Mahjong Ways dalam Setiap Putaran Permainan